Burhanudin Muhtadi: Tak Ada Partai yang Dominan di Jawa Barat

PERSEPSI.ID, Jakarta – Burhanuddin Muhtadi, Pengamat Politik dari Lembaga Indikator Politik, mengatakan bahwa tidak ada partai politik yang dominan di Jawa Barat. Menurutnya, sejak pemilu dilaksanakan pasca lengsernya Soeharto, rezim Orde Baru yang memimpin selama 32 tahun, para pemenang pemilu di Jawa Barat selalu berganti.

Tahun 1999, PDIP unggul di Jawa Barat. Nasional, PDIP juga unggul di Jawa Barat. 2004, pemenangnya ganti ke Golkar di Jawa Barat. Nasional, Golkar juga unggul. 2009, Demokrat partainya pak Amir, itu unggul di Jawa Barat. Nasional, Demokrat juga unggul. Terakhir, PDIP unggul secara nasional, di Jawa Barat, PDIP juga unggul, jelas Burhan dalam ILC bertajuk Panas Sebelum Dimulai.

Terhadap gejala ini, Burhan menyebut bahwa pemilih di Jawa Barat tergolong sebagai pemilih paling labil se-Indonesia.

Tetapi Burhan tidak sekedar menyebut gejala ini sebagai kelabilan para pemilih. Partai-partai politik juga labil di Jawa Barat. Selain itu, Burhan juga memberikan alasan kedua terkait dengan fenomena ini yakni di Jawa Barat, tidak ada partai yang dominan.

PPP misalnya cukup kuat di Priangan Timur, khususnya di Tasikmalaya. Golkar kuat di Priangan barat. PDIP kuat di wilayah pantura. PKS kuat di wilayah kota khususnya Depok dan Bekasi. Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *